Kasmidi Nyatakan Kesiapan Pimpin IMI Kaltim

Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang memastikan diri maju dalam Pemilihan Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimatan Timur (Kaltim).

Saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu 28 Maret 2017, Kasmidi mengatakan kesiapannya kendati mendapat dukungan dari klub-klub motor yang dinaungi IMI Kaltim dan memiliki hak suara dalam pemilihan. Selain itu, ia berniat maju karena ingin menghilangkan dualisme kepengurusan dalam tubuh IMI Kaltim.
Untuk itu, kata Kasmidi, dirinya telah berkoordinasi dengan Redi Asmoro, Ketua IMI versi musyarawah provinsi yang digelar di Balikpapan untuk dapat mengakomodir klub motor lainnya. Pasalnya, Kasmidi menilai penyelenggaran musprov tersebut belum merangkul klub seperti yang diinginkan.
"Pada prinsipnya, saya maju karena saya melihat potensi di Kaltim ini. Di kancah nasional saja kita sangat luar biasa dan diperhitungkan, tapi karena dua tahun terakhir ini terjadi kepengurusan dualisme sehingga atlet kita kurang semangat. Itu yang pertama," ujar Kasmidi.
Ia melanjutkan, menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2018 mendatang sejatinya tidak ada lagi dualisme kepengurusan terlebih Kutim berperan sebagai tuan rumah.
“Saya kepengen mempersatukan teman-teman, tidak ada lagi namanya kubu A dan B semuanya Insyaallah menjadi satu tidak adalagi kubu-kubuan sehingga Kaltim bersatu dan solid," ungkapnya.
Ia menargetkan, atlet binaan Kaltim dapat berprestasi di level nasional serta diimbangi dengan pemerataan sumber daya manusia. Dalam mewujudkan hal itu, Kasmidi menginginkan pembangunan sirkuit balap motor di setiap kabupaten/kota di Kaltim.
“Dengan adanya sirkuit pasti jam terbang adik-adik kita, para atlet, bisa lebih tinggi dan akan mampu bersaing dengan pembalap di luar kaltim,” sebutnya.
Sejauh ini, paparnya, baru tiga sirkuit balap telah terbangun di Kabupaten Bulungan, Kutai Barat dan Kota Samarinda. Sedangkan daerah yang baru merencanakan pembangunan di antaranya Kutim, Bontang, Balikpapan, dan Mahulu belum ada kejelasan hingga saat ini.
"Makanya kalau saya terpilih jadi ketua IMI Kaltim, saya akan dorong pada pemerintahan kabupaten kota untuk membangun arena sirkuit balap motor pada tiap-tiap daerah. Pemerintah kabupaten/kota saat ini adalah rekan-rekan kita semua kan mungkin dengan komunikasi itu lebih gampang membangunnya," tutur Kasmidi.
Ia mengingatkan, capaian IMI Kaltim sebelumnya terbilang cukup baik yakni ketika menjadi tuan rumah PON 2008 lalu. Meski tidak memasang target tinggi, cabor balap motor dapat meraih dua perak.
“Hampir dua emas yang diraih, itu juga karena posisinya kemarin pembalap kita dia dikerjain oleh pembalap daerah lain," bebernya.
Ia berharap IMI Kaltim tak lagi memikirkan ego kelompok maupun pribadi dan fokus mengejar hal yang lebih besar sehingga citra prestasi otomotif Kaltim kembali terangkat. Mengingat pembalap Kaltim cukup disegani daerah lain seperti di Jawa yang telah mencapai level internasional, Kasmidi menambahkan.
"Bendera merah putih dapat berkibar di kancah internasional salahsatunya juga ada atlet Kaltim juga. Ini kan harusnya berbanding lurus dengan kepengurusan, jangan ada lagi dualism, ada kubu si A dan si B.”
“Kalau pun saya maju nanti ini bukan malah memperuncing keadaan dan nanti setelah ini saya akan menghadap ke Redi Asmoro bagaimana baiknya ke depan," imbuh Kasmidi.
Ia optimis dapat mempersatukan IMI Kaltim setelah membangun komunikasi pada sejumlah pihak yang berkaitan dengan IMI Kaltim.
“Intinya saya ingin membangun dan mengembangkan dunia otomotif dan mampu mengharukan nama baik kaltim dan pada umumnya bangsa ini di kancah internasional," pungkasnya.
Jelang Musprov IMI Kaltim ini, selain Kasmidi Bulang juga muncul nama lainnya dalam perebutan kursi ketua yakni Ketua KONI Kubar, Ekti Imanuel. Kedua nama ini terbukti memiliki komitmen yang kuat dalam dunia olahraga balap motor di Kaltim. Sumber : Kliksangatta
TAG